Mungkin selama ini Padang hanya terkenal dengan kulinernya saja, meski wisata di Padang belum seterkenal Bandung, Bali atau Lombok, namun nyatanya Padang memiliki banyak tempat yang bisa dijadikan untuk melepas penat. Kota yang sebenarnya mudah dijangkau baik dengan jalur darat maupun jalur udara. Untuk jalur darat, kamu bisa menggunakan Bis AKAP dan menyeberang dari Pelabuhan Merak ke Bakauheni. Dan untuk jalur udara, kamu bisa terbang ke Padang dengan banyak pilihan maskapai. Salah satunya adalah Lion Air, jadi tak ada salahnya kamu cek tiket Lion Air sekarang, silahkan kunjungi Traveloka.com untuk pemesanan tiket yang mudah, aman dan murah.
Pantai Padang
Ke Padang tak lengkap kalau belum mengunjunginya.
Pantai Padang oleh penduduk setempat disebut juga dengan Taplau yang merupakan singkatan dari tapi lauik, berasal dari bahasa Minang yang artinya tepi laut. Beberapa tahun belakangan Pemerintah Kota Padang telah membenahi fasilitas dari pantai ini, para pengunjung sekarang akan lebih mudah menemukan gerai-gerai yang menjual makanan dan minuman khas pantai, dan juga penginapan. Jadi, kamu tak perlu khawatir.
Pantainya bersih karena di awal tahun 2015, Pantai ini termasuk ke dalam 10 kawasan bebas sampah yang dilindungi oleh Perda. Memiliki pasir pantai keabuan, dan air laut yang jernih, Pantai Padang menjadi primadona dan juga menajdi ikon pantai di Kota Rendang ini.
Menikmati sajian kuliner di Jembatan Siti Nurbaya
Marah Roesli, dengan karyanya Siti Nurbaya diabadikan dengan dibangunnya jembatan sepanjang 156 meter pada tahun 1995. Kisah Siti Nurbaya yang dijodohkan dengan Datuk Meringgih menjadi lebih di kenang dengan adanya jembatan ini. Datanglah sore hari menjelang malam, dan kamu akan mendapati pemandangan yang menakjubkan. Deretan kapal-kapal kayu dan juga cahaya temaram lampu-lampu yang menghiasi jembatan ini menambah suasana romantis. Sepanjang jembatan ini juga tersedia banyak pedagang makanan untuk para pengunjung berwisata kuliner.
Semilir angin surga di Pantai Nirwana
Tujuan wisata lainnya yang menjadi kabanggaan kota Padang adalah Pantai Nirwana, sesuai dengan namanya kamu akan merasa seperti di Surga. Pemandangan pasir pantai yang putih dan jernihnya air laut, akan menyedot perhatianmu seutuhnya. Pantainya yang landai dan ombak yang bersahabat menjadikan pantai ini juga cocok untuk anak-anak bermain air dan berenang-renang.
sumber: minangkabaucultural.wordpress.comLokasinya pun mudah dijangkau, hanya sekitar 14 km dari pusat Kota Padang ke arah selatan. Dan pada malam hari, pantai ini semakin cantik dengan adanya sorot lampu dari mercusuar yang berada di Teluk Bayur. Angin khas laut pun akan menambah suasana semakin tenang, jadi segera cek tiket Lion Air, untuk bisa merasakan sensai surga dunia khas Pantai Nirwana.
Menyambangai Batu Malin Kundang
Kota Padang memang lekat dengan legenda-legenda, salah satunya adalah Malin Kundang. Cerita mengenai anak yang durhaka pada ibunya dan dikutuk jadi batu ini masih terkenal sampai sekarang. Batu ini terletak di Pantai air manis, atau Pantai Air Manih, dekat dengan pelabuhan Teluk Bayur.
Selain kamu bisa melihat batu Malin Kundang yang tampak sedang bersimpuh sujud ini, pemandangan Pantai ini pun tak kalah menarik. Namun, jika air sedang pasang, maka batu tersebut akan tertutup air laut. Pantai ini juga sering dijadikan untuk tempat berselancar karena ombaknya yang cukup stabil namun menantang.
Nah, sudah siap terbang ke Padang untuk menikmati Pantai Padang, bersantap di Jembatan Siti Nurbaya, atau melihat batu si anak durhaka Malin Kundang? Segera cek tiket Lion Air sekarang di Traveloka, ya.
![]() |
| Gadis Kinjeng |
![]() |
| Nungguin Elo |
![]() |
| Yang gak bermotor juga ada ... |
Gua Rong View
Panorama 5 Gunung
ENTER SOUTHERN SEMARANG
![]() |
| Rawa Pening dari puncak bukit |
GUA RONG
| Loket Masuk |
love is felt togetherness
![]() |
| Salah satu gazebo buat liat pemandangan |
Kota Lama Semarang
@ex3onfire
Image by GoogleThe Old City.
Where at:
In the eastern part of Semarang from Mberok to Terboyo bus station.
How to get there:
By bus from anywhere, which pass Johar Market. Ask to stop in Mberok Bridge.
Highlights:
Here is the beginning of Semarang. Built by Dutch around 1700. Architecture and the design of the area are based on European architecture and design.
What to do:
Pada dasarnya area Kota Lama Semarang atau yang sering disebut Outstadt atau Little Netherland mencakup setiap daerah di mana gedung-gedung yang dibangun sejak zaman Belanda. Namun seiring berjalannya waktu istilah kota lama sendiri terpusat untuk daerah dari sungai Mberok hingga menuju daerah Terboyo.
Secara umum karakter bangunan di wilayah ini mengikuti bangunan-bangunan di benua Eropa sekitar tahun 1700-an. Hal ini bisa dilihat dari detail bangunan yang khas dan ornamen-ornamen yang identik dengan gaya Eropa. Seperti ukuran pintu dan jendela yang luar biasa besar, penggunaan kaca-kaca berwarna, bentuk atap yang unik, sampai adanya ruang bawah tanah. Hal ini tentunya bisa dibilang wajar karena faktanya wilayah ini dibangun saat Belanda datang. Tentunya mereka membawa sebuah konsep dari negara asal mereka untuk dibangun di Semarang yang nota bene tempat baru mereka. Tentunya mereka berusaha untuk membuat kawasan ini feels like home bagi komunitas mereka.
Kawasan Kota Lama Semarang mendapat julukan sebagai Little Netherland. Lokasinya yang dikelilingi kanal-kanal dengan bangunan berlanggam eropa menjadikan kawasan ini mirip sebuah kota laiknya yang berada di Belanda. Pusat dari Kawasan Kota Lama berada di Taman Srigunting, sebuah taman yang terletak di jantung Kawasan Kota Lama Semarang. Di masa lalu taman ini adalah sebuah lapangan bernama parade plein, besar kemungkinan karena acap kali digunakan untuk parade militer karena tak jauh dari sana terdapat sebuah barak militer. Sebelum menjadi lapangan, taman ini memiliki fungsi sebagai kerkhof atau pemakaman warga eropa, sebelum pada awal abad 19 kerkhof dipindah ke daerah pengapon. Di sekeliling Taman Srigunting terdapat bangunan-bangunan dengan nilai arsitektur dan sejarah yang tinggi seperti Gereja Blenduk, Gedung Marba, dan Gedung Jiwasraya.
Dari segi tata kota, wilayah ini dibuat memusat dengan Gereja Blenduk dan kantor-kantor pemerintahan sebagai pusatnya. Mengapa gereja? Karena pada saat itu pusat pemerintahan di Eropa adalah gereja dan gubernurnya. Gereja terlibat dalam pemerintahan dan demikian pula sebaliknya.
Bagaimanapun bentuknya dan apapun fungsinya saat ini, Kota Lama merupakan aset yang berharga bila dikemas dengan baik. Sebuah bentuk nyata sejarah Semarang dan sejarah Indonesia pada umumnya.
sumber: seputarsemarang.com
There are people i miss too much, a place i miss too much, holes i want filled, things i don't understand, battles against my enemy that i don't want to fight, an upcoming rainy season 'em afraid to look in the sky, and emotions that feel both wrong but right but are only feelings.
A PLACE
It was just before I fell really hard in love with photography and capturing life with a lens. And also just before I really discovered my own sense of style (blogging really helped me out with that, interestingly). And now ... I dream of going there, armed with my camera and a little more confidence. Sobs, you wanna know what I really dream of?
Saat ngebuka mata, seolah-olah gue udah berada di kota itu. Gue bisa ngerasain udara dinginnya yang nusuk-nusuk menembus tulang dan kabut tebal yang ngebutain panca indera. Gue bisa nyium bau pinang dan sirih yang menguar di setiap sudut kota serta mendengar alunan lembut pikon yang dimainin. Gue kayak lagi menapaki jalanan aspal kecil kota Wamena dan menyapa perempuan-perempuan setengah telanjang dan pria-pria berkoteka,
"Mama la’o! Bapa la’o!"
Semua terasa ada di depan mata. Dan proyeksi yang begitu nyata ini ngebantu gue buat nyeritain ke Elo tentang sebuah tempat.
1600 mdpl
Bila surga emang benar-benar ada di langit, dengan ngacungin jari telunjuk gue saat ini, niscaya gue bisa nyobek gumpalan awan di atas kepala. Sehasta jarak saja dari surga. Dari gula kapas raksasa yang menaungi sepanjang Jaya Wijaya. Kalo sebagian orang yang bilang bahwa surga itu adalah hamparan pantai berpasir putih dengan langit biru, sebagian lagi percaya surga itu adalah gunung hijau dengan segala kesejukannya. Tapi buat gue, surga adalah gabungan semuanya. Perpaduan langit biru dengan hamparan pasir putih, dikelilingin pegunungan, sesekali dibungkus kabut, dilingkupin lembah dengan permadani berwarna hijau terang nyejukin mata.
Surga itu adalah sebuah desa bernama Aikima, Lembah Baliem (1600 mdpl). Matahari bisa pelit banget di sini. Sinarnya kadang direbut oleh selimut kabut. Dulu, di pagi hari, kabut tebal selalu turun nutupin lembah. Kabut ini tebalt banget ampe jarak pandang pejalan kaki pun terbatas. Gak jarang pesawat yang mau masuk ke Wamena musti balik lagi ke Jayapura karna kesulitan buat landing. Sekarang, walopun gak lagi setebal dulu, kabut masih setia ngehias keindahan alam Lembah Baliem dan seolah mempertegas unsur mistis yang dimilikinya.
Mata gue memandang jauh hamparan pasir putih tanpa pantai itu. Sebuah keajaiban yang cuma dimiliki Indonesia. Di sebelah sana, ada sekumpulan anak pribumi yang lagi mainan pasir. Ada juga turis asing yang asyik berjemur, udah kayak di pantai aja. Padahal tempat ini di pegunungan dan jauh banget dari pantai.
"Ko tak mo ikut maen paser kah?"
Tiba-tiba Angela ngagetin gue. Angela adalah anak gadis Pak Theodorus, pastor pertama di Lembah Baliem. Dia yang jadi sahabat pemandu gue selama berada di sini. Kulitnya hitam menawan, giginya putih bersih, bibir tebal sensual dan rambutnya yang menyerabut khas penduduk pribumi.
"Ah, cukuplah gue nikmatin keindahan ini ... "
"Besok ko jadi pi ke Jakarta?"
"Iya, liburan gue kan udah mo abis."
Sejenak Angela terdiam. Ngelempar pandang jauh ke arah padang rumput di distrik Pikke yang biasa dilintasi satu dua ekor Cessna setiap harinya. Karna cuma pake pesawat kecil itulah para wisatawan bisa masuk ke pedalaman.
"Kapan ya sa bisa pi ke Jakarta?"
"Kenapa? Ko sedih gue mo balik, toh?"
"Iihhh, siapa bilang sa sedih? Ge er kali ko, Pa ce?"
Busyet, dah! Gue dipanggil Pa Ce? Huh, dasar Ma Ce! Gue biarin aja Angela yang dengan gemes mukulin bahu gue. Hadeuh! Ternyata dia bertenaga banget, ampe pegel lengan gue.
"Sa mo ikut pemilihan Puteri Indonesia ... " kata Angela kemudian hening.
"Oo ... "
Gue cuma bisa ber-o-ria. Gue perhatiin Angela dari ujung kaki ampe ujung rambutnya yang keriting. Cantik juga! Manis, meskipun kulitnya item. Eksotis! Seperti panorama pasir putih yang menambah indahnya lembah ini. Sederhana! Seperti kearifan lokal penduduk setempat yang ngejaga tanah mereka. Mereka gak butuh harta apalagi kedudukan. Mereka gak butuh apa-apa. Mereka gak ngerti tanah mereka mulai tergerus pertambangan liar yang ngancem kekayaan alam mereka, mereka cuma ngerti kako hutan-hutan mulai banyak yang hilang.
Aku gak perlu uang ribuan
Yang aku mau uang merah cepe'an
Aku gak butuh kedudukan
Yang penting masih ada lahan 'tuk makan
Asal ada babi untuk di panggang
Asal banyak ubi untuk ku makan
Aku cukup senang ...
Aku cukup senang
Dan akupun tenang
Aku gak ngerti ada banyak tambang
Yang aku tahu banyak hutan yang hilang
Aku gak perduli banyak nada sumbang
Kita orang ini dianggap terbelakang
Asal ada babi untuk di panggang
Asal banyak ubi untuk ku makan
Aku cukup senang ...
aku cukup senang
Dan akupun tenang
Hei ...
Yamko rambe yamko ...
Aronawa kombe
Hei ...
Yamko rambe yamko ...
Aronawa kombe
Te mino kibe kumbano kumbu beko
Yumano kumbu awe ade
(Slank - Lembah Baliem)
It’ll happen one day. But for now, it’s nice to dream. :)
Tapi gimanapun gue cuma kuli bangunan yang kotor, kumal, dekil, bau, item dan keringetan. Mana mau elo kerja kayak gue? Iya, kan? Hohoho ...
Sambil nungguin bus berangkat, panitia nyuguhin hiburan panggung dangdut buat para pemudik. Sedang gue berkali-kali ngejejelin jempol ke keypad hape buat bikin postingan ini. Di sandaran bangku depan gue ada kaus gratis bergambar partai pendukung yang tadi dibagiin oleh panitia. Masa' kaus norak kayak gini musti gue pake buat ngegantiin kaus MU kebanggan gue?
Semua kalangan pastinya tau bahwa banyak orang selalu berbanding lurus ama sampah yang dihasilin. Mulai dari sampah organik sisa buka puasa yang diadain oleh sebuah perusahaan semalem, ampe anorganik bahkan sampah masyarakat juga ada. Berserak, bertebaran, bau dan ngerusak pemandangan. Nilai estetik buruk rupa dari tata kota abstrak tanah nusantara.
Jam 8:22 pas. Nulis apalagi? Hari udah makin siang, panas khas ibukota, berawan akibat dari polusi udara. Sementara bus gratis gak segera berangkat. Prosedural sompral minal jahal wal abal-abal.
Sial eh, sabaaarr ... Sabaaarrr ... !!
Assalaamu 'alaikum, Frenz! Gue hari ini seneng banget. Tau gak kenapa? Karna bentar lagi gue mau pulang. Are you gonna miss me when 'em gone? 'now just wait me 'coz gue bakalan segera pulang!
'Kata 'pulang' selalu jadi perwakilan dari milyaran rasa yang tertuju pada kerinduan-kerinduan ama sesuatu yang udah ngiket erat dalam diri seseorang. Sesuatu yang gak mungkin buat dipisahin, karna dari situlah dia berasal dan di situ pula dia nemuin jati dirinya.
Pulang, kata yang dari waktu bangun pagi tadi udah ngerangsek menuhin rongga kepala gue. Kata yang gue teriakin ke kuping semua temen kerja gue. Pulang! I just wanna go home now! Ampe temen-temen gue bosen ngedengernya. Tapi gue gak peduli, pokoknya hari ini gue pengen pulang!
Apakah gue terlalu lebay? Bisa jadi iya, karna gue yakin jalan raya pantura gak bakalan sepi dari orang-orang yang mengagungkan kata 'pulang'. Tapi gak selebay gue juga kelesss ... Ada yang pulang kerja, pulang sekolah, pulang kuliah, pulang maen, pulang ngapel, pulang kampanye dsb. Dan buat gue, saat ini kata 'pulang' emang lagi mengaduk-aduk perasaan.
Ya udah deh gitu dulu aja. Gue mau packing, mandi trus ke bandara buat nyari tiket bus. Ampe ketemu di rumah ea ... Dada babay! :-)
Happy Blogging 'n Keep On Fire!
Wassalaam ,.. ♥♡♥
![]() |
| Gue dan Bunda Lahfy |
![]() |
| Kaka dan Bunda |
![]() |
| SAKKILA |
![]() |
| Gue dan Mas Oce |
![]() |
| Sharing Bareng Tante |
![]() |
| Pulangan! |
Ketika ada pengetahuan baru yang elo dapet walopun itu bertentangan ama yang selama ini elo tau dan yakini, apakah elo bakal percaya gitu aja?
Level Analisis
Dalam dunia internet, adakalanya info-info berbeda dengan kata kunci yang sama bisa ditemuin dalam satu waktu di beberapa pendapat yang berbeda. Buat ngejabarin apa yang sebenernya terjadi dan gimana kebenarannya, dibutuhin kegiatan analisis dalam upaya menelaah sebuah berita. Hal inilah yang kemudian disebut level analisis. Suatu bentuk sortir dari sebuah fokus yang didapet dari info-info dan berita ke dalam pembahasan dan analisa yang spesifik dalam pemikiran secara ilmiah dan logis.
Kadang gue bilang, "WOW!" pas ada yang ngerasa pinter di dunia nyata, ternyata gurunya ada di dunia maya. Gurunya semu! Cuma teks dan ayat-ayat digital. Baiknya, elo yang pengen tau tentang ilmu fisika, elo harus punya guru fisika. Elo yang pengen belajar agama, baiknya elo punya guru agama, dsb. Gak melulu elo nanya ama eyang gugel, trus elo telen mentah-mentah dan percaya buta aja.
Contoh Info
Tau kan kalo sekarang bulan Rajab ? Di mana di bulan ini biasanya umat muslim memperingati peristiwa Isra' Mi'raj. Gak perlu gue jelasin apa itu Isra' Mi'raj, yang jelas sebagian besar kita ngeyakinin kalo peristiwa itu terjadi pada tanggal 27 Rajab di tahun ke 10 nubuwah/kenabian. Nah, sekarang elo ketikin di pencarian gugel, kata kunci apapun tentang 27 Rajab! Maka elo bakal nemuin banyak artikel tentang Isra' Mi'raj. Dari yang nulis "Benarkah Isra' Mi'raj terjadi pada 27 Rajab?" ampe yang ngebahas hukum memperingatinya dsb. So, apakah elo langsung percaya gitu aja trus matahin keyakinan elo yang lama?
Mari Beranalisa!
Muharram - Safar - Rabi'ul Awal - Rabi'ul Akhir - Jumadil Awal - Jumadil Akhir - Rajab - Sya'ban - Ramadhan - Syawal - Dzulkhaidah - Dzulhijjah.
Itu urutan bulan dalam kalender Hijriyah. Ada yang belom hapal?
Peristiwa Isra' Mi'raj Rasulullah SAW diyakini jatuh pada tanggal 27 Rajab tahun ke 10 setelah Rasulullah diangkat menjadi nabi. Sedangkan bulan Ramadhan di tahun yang sama, Siti Khadijah wafat. Padahal ketika itu umat muslim belom diperintah sholat, karna sholat diperintahkan setelah pulang dari Isra' Mi'raj. Mungkin gak? Kita tau, urutan bulan Rajab berada sebelom bulan Ramadhan. Padahal Isra' Mi'raj terjadi setelah wafatnya Siti Khadijah dan Abu Thalib sebagai pelipur atas kesedihan Rasulullah SAW.
Refleksi Cahaya
Peristiwa Isra' Mi'raj waktunya cuma satu malem. Padahal nempuh jarak yang jauh banget! Gak mungkin terjadi kecuali laju perjalanannya secepat cahaya.
Di dalam ilmu fisika modern, kecepatan partikel/benda tercepat saat ini adalah kecepatan cahaya. Sebuah konstanta fisika yang disimbolin pake huruf c, yang nilainya 299.792.458 m/s. Nilai ini adalah nilai eksak disebabin ama panjang meter yang didefinisi berdasar pada konstanta kelajuan cahaya. Nilai c hasil perhitungan, c = 299792.5 km/s.
Sekedar Analisa
Rasulullah berisra' mi'raj bersama malaikat Jibril. Malaikat terbuat dari cahaya , kayak yang disebutin dalam dalil berikut ini:
"Allah menciptakan malaikat dari cahaya, menciptakan jin dari nyala api, dan menciptakan Adam dari apa yang telah disifatkan kepada kalian." (H.R. Muslim).
So, malaikat Jibril terbuat dari cahaya, bergerak dengan kecepatan cahaya. Tentu aja nabi yang ikut bersamanya juga bergerak dengan kecepatan cahaya. ;-)
Analisa El Naby
DR. Mansour Hassab El Naby, pakar astrofisika dari Mesir udah berhasil ngebuktiin pernyataan Al-Qur’an dan hadist Rasulullah SAW bahwa zat Malaikat adalah Cahaya. Dasar El Naby adalah Q.S. As-Sajadah: 5,
"Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu."
Diketahui bahwa kecepatan cahaya sebesar 300.000 km/s (pembulatan dari 299.792,4989 km/s). Kalo bener materi malaikat adalah cahaya, maka kecepatan geraknya haruslah sesuai ama ukuran kecepatan cahaya temuan para fisikawan.
So, El Naby harus ngebuktiin apakah bener pernyataan Al-Qur'an ini, kecepatan malaikat 1 : 1000 tahun adalah sama nilainya ama 300.000 km/s ? Kalo bener (1:1000) = 300.000 km/s, berarti bener bahwa zat malaikat adalah cahaya. Apa hasilnya? Dari elo ada yang bisa nulisin perhitungannya?
Wallahu A'lam
Gue bilang jangan percaya gitu aja, termasuk apa yang gue tulis di atas! Pake metode analisa elo sendiri dan jangan lupa, tanyain ama guru atau orang yang lebih berkompeten!
Happy Blogging 'n Keep On Fire!
Wassalaam... :-)
Dari pinggiran jln. Perancis, Kosambi, Tangerang. Hari Sabtu malem, gue start rute ke terminal Kamp. Rambutan. Rencananya mo ke tempat sohib gue dulu di Cisalak, Depok. Kira-kira jam 11 malem, sampailah gue di sana. Next, istirahat dan tidur...
Karna acaranya jam 9 pagi, so gue bangun jam 10 pagi. Sholat, mandi, ngopi (gak pake paste) dan berangkat. Sebelomnya, gue sms Alaika dulu, bahwa mungkin gue telat. Padahal malaikat pencabut nyawa juga tau, kalo gue emang telat. #dikedipin malaikat.
Sekitar jam 11 pagi (sbenernya udah siang), gue dan temen gue pun bertolak dari Cisalak pake motor. Via PGC Cililitan - Kramat Jati - Jatinegara - Kamp. Melayu - Senen dst. Pas udah napak di aspal jln. Sudirman, kekatrokan pun terjadi. Dimana gerangan Fx Plaza itu? Ternyata di samping GBK, Sob! Tuh kan katrok! Trus Gedung Kemendikbud-nya sebelah mana? Karna gue ada di seberang jalan, akhirnya gue nyari puteran. Bunderan apa ya namanya? Yang motor gak boleh muter di sembarang tempat? Maka dari itu, pas ketauan salah jalur, polisi pun melambai-lambai ke arah gue. Gue bilang ama sohib gue, "Cabut, Sob! Ada polisi cari makan siang!" ...
Gue liat ntu polisi ambil motor juga, makanya gue ama sohib segera ngegeber motor. Keluar masuk gang kecil ala babi buta, dan ngumpet di sebuah parkiran. Elo tau gak itu parkiran apa? Ya, parkiran kendaraan lah, masa' parkiran onta?
Sebuah pondok pesantren di dalam gang ujung aspal jln. Sudirman, entah gue lupa namanya, jadi tempat umpetan gue. Dan di situ, gue de javu banget, Sob! Kira-kira 2 atau 3 kali gue ngalamin hal yang sama. Kalo dikejar polisi, gara-gara operasi atau kepergok gak pake helm, lari cari umpetan pasti nyasarnya di ponpes. Kenapa gue musti lari. Karna gue dan sohib gak punya SIM ! :-)
Setelah berkamuflase, tukeran jaket, helm dsb. Gue dan sohib pun ngelanjutin perjalanan yang tertunda. Lewat di bunderan yang tadi, tapi di jalur yang bener, polisi yang tadi cuma senyum aja di pos! ;-) Jam 1 siang! OMG! Kebut, Sob!
Akhirnya nyampelah gue di gedung F Kemendikbud. Sholat dan naik ke lantai 6 pake lift, gak pake motor. Karna motor di parkir di Fx Plaza! Bhahaha, semprul!
Gue liat Alaika make mahkota Srikandi dengan cantiknya. Gue sebagai Arjuna Kesiangan, cukup nonton aja di pinggir tribun. (jiah! Elo pikir GBK?). Jam 3 lebih dikit, Alaika dan para srikandi pun keluar dari gedung. Gelar SB13 yang disandangnya bikin dia sumringah apalagi pas ketemu muka gue. Bah! Apa ini?
Selaen Alaika, ada Teh Nichie, Dey, dan suami-suami mereka di situ. Gue dan sohib pun menghambur ke arah mereka. Say hai, ngucapin selamat dsb. Sebagai Arjuna Blogger 2014, akhirnya gue dianugerahi sebuah laptop dari Srikandi Blogger 2013. Elo tau gimana perasaan gue, sob? So excited pastinya! Gembira ria banget pokokna mah! B-)
Next! Bertolaklah gue dan sohib dari kawasan jend. Sudirman. Ibukota buat gue adalah kayak hutan belantara dalam cerita kolosal pewayangan. Dimana banyak bergentayangan bangsa dedemit dan raksasa di sepanjang perjalanan. Arjuna pun harus melaluinya biar segera sampe di istananya. Mutar-muter di hutan tanpa peta, cuma ngeliatin petunjuk arah yang ada. Lewat Kota Kasablanka ampe 3 kali. Pertanda Arjuna dan sohibnya kudu mampir buat sekedar ngopi Startubruck! Dan akhirnya jam 9 malem baru nyampe kediaman sohib gue dilanjut pulang ke istananya Arjuna. Selesai!
Waktunya sholat Jum'at, Sob! Happy Blogging 'n Keep On Fire!
Wassalaam... :-)
![]() |
| Logo Baru Kendal |
![]() |
| Batas Kota Dari Arah Barat |
![]() |
| Batas Kota Dari Arah Timur |
![]() |
| Masjid Agung Kendal |
![]() |
| Polres Kendal |
![]() |
| Masjid Agung Kaliwungu |
![]() |
| Curug Sewu Sukorejo |
![]() |
| Pantai Muara Kencan Kala Senja |
![]() |
| Pantai Sendang Sekucing Bakda Shubuh |
![]() |
| Goa Kiskendo |
![]() |
| Curug Semawur, Anak Dari Curug Sewu |
![]() |
| Jalan Tembus Kec. Kendal - Kec. Patebon |
![]() | ||
| Pabrik Gula di Kec. Cepiring |
![]() |
| Menara Masjid Agung Kendal |
![]() |
| GOR Bahurekso, Kendal |
![]() |
| Dari Atas Sana Adzan Maghrib Berkumandang |
![]() |
| Neon Batas Kota |
![]() | |
| Masjid Agung Kaliwungu Dari Jauh |
![]() |
| Ashar di Masjid Kaliwungu |
Oke! Gue mau nerusin jalan-jalan gue dulu ea... buat elo: Happy Blogging 'n Keep On Fire!
ABOUT ME
Labels
recent posts
Popular Posts
-
Belajar Bahasa Minang? Gampang! Belajar Bahasa M...
-
A ssalamu 'alaikum, Sobat! Pastinya baek-baek aja, kan? Bosen nanyain kabar elo kalo ternyata elo gak kenapa-napa! Harusnya elo happenin...
-
A 'AS (Assalamu 'Alaikum Sobat! HDYD (How Do You Do? BTW (By The Way) selama gue BW, AKA (Also Known As) Blog Walking, gue sering ne...
-
Stay Home Ramadan Tahun ini a A Lelaki itu pergi pada Jumat siang saat jumatan sedang di...
-
Assalaamu 'alaikum wa Rohmatullahi wa Barokaatuh... Alhamdulillahi Robbil Ka'bah, wa Sholaatu wa Salaamu 'alaa Rosulillah, Man...
-
Lebaran Tahun Ini Format: 2 kolom. Cara baca: Zigzag. Jumlah: 666 kata. Lebaran sudah jauh terlewat saat aku mengetikkan cerita i...
-
Hei jangan mentang-mentang punya Memandang orang tidak dengan sebelah mata Hei jangan mentang-mentang kuasa Menyuruh orang tolak pinggang...
-
eks | Series ✖ A da sebuah tempat, yang mungkin tak pernah terlintas di pikiranmu padahal ia selalu be...
-
Assalaamu 'alaikum, Sobat! Sedikit muthola'ah ya, Sob? Moga elo gak bosen ngebaca celoteh sebelom tidur ini! [padahal gue yang kebe...
-
Assalamu 'alaikum, Sobat! Jum'at ini kiranya menjadi istimewa buat sebagian orang. Tanggal merah menurut kalender masehi. Di mana um...





.jpg)
























